PERKEMBANGAN USAHA
    
Perkembangan usaha Koperasi Pasar Srinadi Klungkung, sejalan dengan perkembangan usaha anggota karena didalam mengembangkan usaha yang menjadi pertimbangan utama adalah keterkaitan langsung bidang usaha anggota. Sehingga semua unit pelayanan yang ada mendapat sambutan yang positip dari anggota karena betul-betul menyentuh kebutuhan dari anggota. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap kesejahteraan anggota sesuai dengan tujuan koperasi itu sendiri.

Adanya kepercayaan yang kuat dari anggota sebagai asset yang utama didalam mengembangkannya sehingga kemampuan dari segi permodalan dapat ditingkatkan. Hal ini akan berpengaruh terhadap pengembangan sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang seimbang sehingga pelayanan kepada anggota dapat maksimal.

Perkembangan organisasi Koperasi :

NO

U R A I A N

TH. 2011

TH. 2012

TH.2013

TH. 2014

1

Penasehat

1 orang

1 orang

2 orang

2 orang

2

Pengurus

3 orang

3 orang

3 orang

3 orang

3

Pengawas

3 orang

3 orang

3 orang

3 orang

4

Manejer Umum

1 orang

1 orang

2 orang

2 orang

5

Menejer Unit

8 orang

8 orang

7 orang

8 orang

6

Karyawan / Wati

229 orang

321 orang

335 orang

330 orang

7

Anggota

10.628 orang

11.460 orang

11.894. orang

12.134 orang


WILAYAH KERJA :
Pada awal berdirinya wilayah kerja hanya terbatas didalam Pasar Umum Klungkung saja, namun dengan keluarnya Inpres. No. 18 tahun 1998 membawa nuansa baru bagi gerakan koperasi secara umum dimana memberikan kesempatan secara luas untuk membentuk dan mengelola koperasi tanpa batas wilayah kerja, sehingga koperasi menjadi lebih mandiri dan bebas melakukan aktifitas.
Atas dasar itulah wilayah kerja yang awalnya hanya terbatas didalam Pasar Umum Klungkung saja dikembangkan jangkauannya meliputi seluruh wilayah Pasar Sekabupaten Klungkung, dengan pertimbangan sepanjang untuk pelayanan anggota koperasi dan sebagai strategi untuk menangkap peluang yang beraspek ekonomi sebagai kegiatan usaha yang mempunyai dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat di sekitar wilayah usaha koperasi.

Wilayah usaha yang telah dilayani adalah :
- Pasar Umum Semarapura.
- Pasar Umum Galiran.
- Pasar Umum Kusamba.


STRATEGI PEMASARAN :

  • Untuk Unit Simpan pinjam dilakukan dengan sisitim jemput bola dengan pelayanan ditempat.
  • Untuk Unit Grosir dilakukan dengan pelayanan ditempat grosir dengan menggunakan berbagai strategi seperti : promosi, pendekatan langsung melalui kanvas.
  • Unit Swalayan Mini melakukan penjualan dengan sistim eceran dengan harga bersaing.
  • Unit Konveksi dan Percetakan melayani penjualan umum dan  untuk keperluan sendiri terutama untuk keperluan percetakan administrasi.
  • Unit Toko Swalayan Bangunan untuk melayani penjualan umum dengan pelayanan ala swalayan dan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan untuk pembangunan perumahan untuk anggota.
  • Semua unit diatas secara tanggung renteng melakukan promosi bersama dengan memberikan hadiah-hadiah kepada kunsumen untuk memotifasi mereka untuk memanfaatkan jasa pelayanan yang dimiliki.


KIAT-KIAT KEBERHASILAN :

  • Dalam membuka usaha memilih lokasi menjadi pertimbangan yang sangat penting disampaing kedekatan dengan konsumen dan jenis usaha anggota.
  • Kebutuhan modal kerja disesuaikan dengan peluang usaha yang ada.
  • Penerapan manajemen yang terbuka dan rasional.


KLASIFIKASI :

Berdasarkan Sertifikat hasil klasifikasi unit Simpan Pinjam nomor: 002.6/362/PUK.3/Diskoperindag, yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menegah, Peridag Kab. Klungkung tanggal 25 April 2012, untuk tahun 2011 dengan Klasifikasi (predikat) Sehat.
Dengan nilai 82,90 (Delapan Puluh Dua Koma Sembilan Puluh )



Today114
Yesterday148
This week114
This month18051
Total205219

Visitor IP : 54.226.209.201